Parto Patrio Beri Komentar Soal Andre Taulany Dituding Hina Ulama, Akui Pernah Alami Kejadian Serupa

Seperti Diketahui Andre Taulany Baru-Baru Ini Heboh Menjadi Bahan Perbincangan Gara-Gara Diduga Mengolok Ulama Dengan Guyonan Merek Sepatu ‘Adisomad’.

Belum usang ini heboh kabar Andre Taulany diduga menghina Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Adi Somad dalam program “Ini Talkshow” yang dibawakannya bersama Sule. Kala itu Andre mengucap guyonan soal sepatu dengan merek Adisomad.

Soal masalah yang menimpa Andre itu, Parto menganggap hal tersebut tergantung pada evaluasi orang. Anggota grup lawak “Patrio” ini tidak mau menyalahkan siapapun.

“Aduh itu personal. Sikap saya tidak mampu menyalahi seseorang,” ungkap Parto dikala ditemui oleh WowKeren di daerah Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (2/5). “Tergantung kitanya aja sih penyampainnya dan yang mendapatkan gimana. Penyampaian bener, yang nerima salah, itu bikin salah. Penyampain salah, yang nerima bener, itu mampu jadi bener. Makara tergantung penyampaian dan yang menerima.”

Parto mengaku pernah mengalami insiden serupa mirip Andre. Ia menceritakan masa itu menentukan berdamai alasannya memang tidak ada maksud untuk menghina pihak terkait.

“Saya pernah ngalamin mirip itu, cuma sesudah bertemu dengan pihak terkait, jadi hening aja,” beber Parto. “Karena kita maksudnya bukan begitu saya pernah ngalamin mirip itu.”

Meski demikian, Parto mengaku sampai dikala ini belum bertemu dengan Andre. Ia juga menjelaskan tak menjalin komunikasi terkait problem itu dengan mantan personel Stinky tersebut.

“Enggaklah, kami enggak pernah bertemu,” sambung Parto. “Mungkin ia dongeng sama sobat dekatnya. Sama saya enggak pernah ketemu dan tidak pernah Whatsapp atau apa.”

Saat disinggung soal risiko pelawak dengan guyonan yang terkadang kelewatan atau nyeleneh, Parto menanggapi dengan bijak. Ia menyebut hal tersebut tergantung pada langsung sang komedian.

“Ya tergantung, bila lagi main di Instagram maka jarimu yakni harimau-mu,” terperinci Parto. “Kalau lagi di stasiun televisi ya mulutmu yakni harimau-mu. Makara gimana kita meletakkannya aja.”

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *