Penulis ‘Avengers: Endgame’ Jelaskan Alasan Kenapa Iron Man Harus Tewas

Duo Penulis ‘Avengers: Endgame’, Christopher Markus Dan Stephen McFeely, Mengungkapkan Bahwa Kematian Tony Sudah Direncanakan Sejak Lama, Bahkan Sebelum ‘Avengers: Infinity War’ Dirilis.

Tewasnya huruf Tony Stark alias Iron Man dalam film “Avengers: Endgame” tentunya meninggalkan sedih yang amat mendalam bagi para penggemar. Terlebih, huruf yang diperankan oleh Robert Downey Jr. ini mampu dibilang sebagai pionir utama dari kesuksesan Marvel Studios.

“Kedua film (‘Infinity War’ dan ‘Endgame’) dikerjakan bersamaan. Kami tak mampu menulis ‘Avengers: Infinity War’ sebelum kami tahu bagaimana tamat dari ‘Avengers: Endgame’. Dan kami biasanya berdiskusi dengan Kevin (Feige), Trinh Tran, Joe dan Anthony Russo,” ungkap Stephen McFeely.

Lebih lanjut, keduanya juga mengklaim bahwa mereka berusaha menunjukkan tamat terbaik dari perjalanan para superhero di MCU. Termasuk dengan menciptakan huruf Tony mengorbankan nyawanya demi mengalahkan Thanos.

“Kami hanya mencoba untuk mengarahkan huruf tersebut ke hal terbaik bagi mereka. Kami pikir beberapa huruf harus menemui tamat perjalanannya dengan pengorbanan,” tambah Stephen. “Jadi, kami harus memikirkan bagaimana mengakhirinya. Aku pikir kalau kami menyelamatkan Tony atau kalau kami membunuh Cap, (cerita) itu akan menjadi salah.”

Sebelumnya, Kevin Feige selaku Bos Marvel Studios telah menegaskan bahwa alur dongeng “Avengers: Endgame” memang sudah direncanakan semenjak empat tahun silam. Ia mengklaim bahwa pihak produksi sama sekali tak ragu mengakibatkan “Avengers: Endgame” sebagai tamat dari kisah para superhero MCU, meskipun keputusan tersebut mengandung risiko besar.

“Kita membutuhkan tamat dongeng yang hebat. Kita juga perlu sebuah tamat dongeng untuk awal yang baru,” ungkap Kevin. “Kami ingin ada tamat yang pasti. Ada perkataan yang luar biasa yang dikatakan Robert Downey Jr. dalam film: ‘Bagian dari perjalanan ialah akhir.’ Itulah arti ‘Endgame’.”

Kevin juga menyampaikan bahwa Marvel Studios siap untuk meninggalkan penggemar yang menginginkan lebih banyak dongeng Avengers, daripada menciptakan mereka merasa bosan dengan karakter-karakter yang ditampilkan. Oleh sebab itu, beliau yakin bahwa ini ialah keputusan yang sempurna bagi Marvel Studios.

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *