Disney Dikritik Habis-Habisan Gara-Gara Pilih Halle Bailey Jadi Ariel Di ‘The Little Mermaid’

Sejumlah Penggemar Menilai Disney Merusak Karakter Ikonik Princess Ariel Dan Membuatnya Kehilangan Identitas Lantaran Memilih Aktris Kulit Hitam Untuk Memerankannya.

Terpilihnya Halle Bailey sebagai Princess Ariel di live-action “The Little Mermaid” rupanya mengakibatkan pro dan kontra di kalangan penggemar. Banyak yang mengaku kurang baiklah apabila personel duo Chloe x Halle tersebut memerankan sosok si putri duyung.

Tak sedikit yang mengungkapkan kekecewaan mereka atas casting Halle Bailey ini melalui media umum masing-masing. Bahkan sebagian besar tak sungkan mengkritik Disney yang justru dianggap merusak huruf ikonik tersebut dengan menentukan aktris kulit gelap untuk memerankannya.

“Udah gila yha Disney!? Oh… mungkin ariel dari realitas bumi yang lain…” celetuk salah satu netizen. “Bukan duduk perkara rasis atau apanya tapi yaaaaa ariel tidak seharusnya begituuuuu huhu little mermaid nomor 2 favorit saya sesudah beauty and the beast padahal jadi kecewa deh,” sahut lainnya.

Seperti yang diketahui, selama ini Ariel memang digambarkan sebagai gadis kulit putih dengan mata biru dan rambut merah. Terpilihnya Halle yang merupakan perempuan kulit gelap ini pun tentunya mengakibatkan polemik tersendiri.

Sebagian besar penggemar mengklaim kalau mereka tidak ingin rasis atau mempermasalahkan warna kulit. Hanya saja, mereka menilai kalau Disney seakan mengubah total huruf Ariel dan membuatnya kehilangan identitas.

“Ketika tau pemain film Ariel mermaid di live-action yaitu Halle Bailey, rasanya gimana gitu, bukan mau rasis, tapi kali ini disney gak menyesuaikan huruf yg pale skin. Orang yg kulitnya sama juga berkata mirip itu,” tulis salah satu netizen.

“Dengar, saya orang kulit gelap dan saya tidak menyukai ini. Ariel populer mempunyai kulit putih, rambut merah panjang yang indah, dan mata biru. Aku mendukung black movement (kesetaraan ras kulit hitam) tapi bukan mirip ini,” komentar netizen lainnya.

Bahkan ada pula yang menyampaikan bahwa Halle lebih cocok memerankan Princess lainnya, mirip Tiana. “Dia (Halle) harusnya memerankan Tiana atau putri kulit gelap lainnya. Buatlah orisinal!”

Bahkan ada pula yang menyarankan sederet selebriti lainnya yang dianggap lebih cocok untuk memerankan sosok Ariel. Mulai dari Madelaine Petsch, Sophia Lilis, atau bahkan Zendaya Coleman.

Meski demikian, sutradara Rob Marshall mengklaim bahwa Halle yaitu aktris yang paling cocok untuk memerankan sosok Ariel. Menurutnya, aktris berusia 19 tahun ini mempunyai semua kriteria yang menjadi pertimbangan untuk memerankan sosok sang little mermaid.

“Setelah sebuah pencarian ekstensif, sangat terang bahwa Halle mempunyai kombinasi langka antara semangat, hati, jiwa muda, kepolosan, dan substansi, plus sebuah bunyi menyanyi yang indah,” ungkap sang sutradara. “Semua kualitas intrinsik yang dibutuhkan untuk memainkan tugas ikonik ini,” lanjutnya.

Di sisi lain, pemilihan Halle sebagai sang pemain film utama ini tentunya sesuai dengan rumor yang beredar belakangan. Diketahui, Disney kabarnya menetapkan untuk mengadaptasi kisah kisah klasik “The Little Mermaid” dengan gaya yang berbeda. Pasalnya, live-action yang terinspirasi dari buku karangan Hans Christian Andersen tersebut bakal menampilkan sosok Princess Ariel sebagai perempuan keturunan kulit hitam.

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *