Sutradara ‘Bohemian Rhapsody’ Gantikan Guy Ritchie Garap ‘Sherlock Holmes 3’

Guy Ritchie Sendiri Diketahui Telah Mengarahkan Dua Film Pertama Franchise Ini. Mulai Dari ‘Sherlock Holmes’ Yang Dirilis Di Tahun 2009, Serta ‘Sherlock Holmes: A Game Of Shadows’ Pada 2011.

Kabar terbaru kembali tiba dari “Sherlock Holmes 3”. Setelah sekian usang terbengkalai, hasilnya sekarang pihak produksi memperlihatkan update terbaru terkait perkembangan proyek ini.

Laporan terbaru menyebut bahwa sutradara “Bohemian Rhapsody” dan “Rocketman”, Dexter Fletcher, digaet untuk mengarahkan film ini. Hal ini berarti Dexter akan menggantikan kiprah Guy Ritchie yang sebelumnya memegang proyek ini.

Guy Ritchie sendiri diketahui telah mengarahkan dua film pertama franchise ini. Dimulai dengan “Sherlock Holmes” yang dirilis di tahun 2009 dan “Sherlock Holmes: A Game of Shadows” di tahun 2011. Tentunya agak mengejutkan ketika proyek ketiganya ini dialihkan pada sutradara lain, meskipun sampai sekarang belum diketahui apa penyebabnya.

“Sherlock Holmes 3” pada awalnya dijadwalkan akan diputar di bioskop pada Desember 2020. Akan tetapi pada Maret lalu, Warner Bros mengungkapkan bahwa seri lanjutan petualangan sang detektif cerdas ini akan dirilis pada Desember 2021.

Kala itu, penundaan ini diduga besar lengan berkuasa ada kaitannya dengan Warner Bros yang masih belum menemukan sutradara yang tepat. Kemungkinan pihak produksi masih dalam tahap perundingan untuk merekrut Guy Ritchie yang ketika itu tengah sibuk menyiapkan live-action “Aladdin” dari Disney.

Selain itu, persaingan di box office juga mungkin saja menjadi pertimbangan tersendiri bagi Warner Bros untuk memundurkan agenda rilis “Sherlock Holmes 3”. Jika masih membidik waktu rilis pada slot sebelumnya, kemungkinan besar film ini akan beradu dengan sekuel “Avatar 2” garapan sutradara James Cameron, serta “Sing 2” juga dipastikan bakal diputar serentak pada Natal tahun 2020.

Di sisi lain, dalam seri ketiga ini Robert Downey Jr. dan Jude Law masih akan menjadi pemain drama utama. Seperti dua film sebelumnya, Robert akan kembali memerankan abjad detektif ikonik asal Inggris, Sherlock Holmes. Sementara Jude Law tetap berperan sebagai teman karib Holmes, yakni Dr. John Watson.

Chris Brancato didapuk untuk mengerjakan naskah film ini. Sementara Susan Downey, Joel Silver dan Lioner Wigram duduk di dingklik produser “Sherlock Holmes 3”.

Jika berjalan sesuai rencana, maka “Sherlock Holmes 3” akan tayang sepuluh tahun sesudah film sebelumnya, “Sherlock Holmes: A Game of Shadows”, yang dirilis pada Desember 2011 lalu. Film tersebut berhasil meraup laba sebesar USD 545,5 juta (sekitar Rp 7,7 triliun) dengan anggaran produksi senilai USD 125 juta (sekitar Rp 1,7 triliun).

Sebagai info tambahan, film pertama franchise ini, “Sherlock Holmes”, yang dirilis pada 25 Desember 2009 sendiri bisa memperoleh pendapatan USD 524 juta (sekitar Rp 7,37 triliun) secara global. Film pembiasaan novel karangan Sir Arthur Conan Doyle tersebut menerima respon yang begitu luar biasa bagi para pecinta dongeng sang detektif. Oleh alasannya adalah itu rasanya tak mengherankan kalau Warner Bros berniat untuk terus menyebarkan franchise ini.

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *