Livi Zheng Sindir Joko Anwar Tak Paham Soal Oscar, Film ‘Gundala’ Mendadak Tembus ‘Hollywood’

Livi Zheng Mengungkapkan Unek-Uneknya Pada Deddy Corbuzier Setelah ‘Disidang’ Oleh Beberapa Panelis, Di Antaranya Joko Anwar Dan John De Rantau, Di Acara Q&A Metro TV.

Deddy Corbuzier mengundang Livi Zheng sebagai bintang tamu dalam vlog terbarunya. Seperti diketahui, Livi belakangan ramai diperbincangkan atas pengesahan bahwa film “Bali: Beats of Paradise” masuk seleksi Oscar. Tak banya yang tahu, Deddy dan Livi rupanya telah mengenal satu sama lain semenjak lama.

Livi kembali diminta untuk mengonfirmasi banyak sekali hal yang telah tersebar di media, salah satunya mengenai pernyataannya di tayangan Q&A Metro TV yang tayang pekan lalu. Kepada Deddy, Livi menyampaikan bahwa Joko Anwar maupun John de Rantau sebagai panelis di program Q&A bantu-membantu tidak tahu apa-apa soal film Hollywood.

“Lah ia (Joko Anwar) udah ada belum filmnya yang tayang di bioskop Amerika? Udah ada belum filmnya yang dibeli SQ? Ditayangin di SQ?” tanya Livi. “Dia akan jawab ‘gua enggak tinggal di Amerika, lo yummy tinggal di Amerika jadi dianggep film Hollywood’, kan lu sendiri yang ngomong,” sahut Deddy yang juga berteman baik dengan Joko Anwar.

“Emang mungkin ia enggak nyampe standar Hollywood bagaimana? Kagak nyampe standar Oscar gimana?” lanjut Livi. “Joko Anwar bilang ia punya agent, manager, lawyer di Amerika 3 tahun. Tapi 3 tahun ini udah ada produksi apa yang di Hollywood?”

Dalam program Q&A Metro TV, Livi juga menegaskan bahwa film “Bali: Beats of Paradise” masuk seleksi Oscar dan bersaing dengan sederet film Hollywood populer lain, salah satunya “Avengers: Infinity War”. Pernyataan tersebut lantas diluruskan oleh Joko Anwar dan John de Rantau bahwa film Livi hanya memenuhi syarat administrasi. Namun, Livi tak terima dan menganggap keduanya sama-sama tak tahu apa-apa soal penghargaan Oscar.

“Joko Anwar, lu jangan ngomong film gue bukan feature film kalo lo enggak ngerti definisi feature film,” tutur Livi. “John de Rantau, lo jangan ngomong semua film best picture. Karena enggak semua film best picture, itu kategori Oscar. Film lu ada enggak yang masuk best picture kategori Oscar? Itu kategori paling bergengsi di Oscar.”

“Trus jangan lupa arti Hollywood itu film yang diproduksi di Amerika. Film gue film Hollywood. Mau itu diproduksi di Texas, di New York. Memang awal mulanya dimulai di Los Angeles, California,” imbuhnya.

Seolah menyindir pernyataan Livi, Joko Anwar selaku sutradara “Gundala” memamerkan filmnya yang sudah menembus Hollywood. Namun, “Hollywood” yang dimaksud Joko Anwar merupakan nama salah satu bioskop di daerah Jakarta Selatan.

“Alhamdulillah, Gundala menembus Hollywood,” tulis Joko Anwar sambil membagikan foto beberapa tiket film “Gundala”. Hingga dikala ini, cuitan Joko Anwar tersebut telah disukai 16 ribu pengguna serta dibagikan ulang 9 ribu akun Twitter yang ikut-ikutan “menyindir” Livi.

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *