Russo Brothers Sebut Marvel Harus Bersyukur Usai Spider-Man Keluar Dari MCU

Karakter Peter Parker Alias Spider-Man Sendiri Pertama Kali Dibawa Ke MCU Dalam Film ‘Captain America: Civil War’ Arahan Duo Sutradara Russo Brothers Yang Dirilis Pada 2016 Lalu.

Spider-Man telah resmi keluar dari franchise Marvel Cinematic Universe (MCU) dan kembali ke Sony Spider-Verse. Terkait hal ini, duo sutradara Russo Brothers yang pertama kali memboyong huruf sang insan laba-laba ke MCU pun turut memperlihatkan komentar mereka.

Dalam wawancara terbaru, duo sutradara yang telah membesut empat film MCU ini mengaku jikalau mereka merasa kecewa dengan keluarnya Spider-Man, namun sama sekali tak terkejut. Keduanya menyebut bahwa mempersatukan dua studio besar mirip Marvel dan Sony dalam satu komitmen kontinu memang cukup sulit dilakukan.

“Kevin Feige (bos Marvel) mengalami banyak hal. Ada banyak pasang surut, dan ia terus berusaha,” tutur Joe Russo. “(Kini) kami tidak membutuhkan Spider-Man lantaran ada banyak hal yang harus dilakukan untuk menciptakan dua perusahaan besar bekerja sama dengan baik satu sama lain.”

Lebih lanjut, Joe menegaskan bahwa dengan kembalinya Spider-Man ke Sony setidaknya menciptakan Marvel sedikit bisa mempunyai waktu luang untuk mengurus proyek mereka yang lain. “Dan fakta bahwa itu terjadi (Spider-Man keluar MCU), kita semua harus menari dan merayakan bahwa kita punya sedikit waktu,” lanjut Joe.

Anthony Russo pun menyahut dan menyampaikan bahwa inilah sebabnya ia dan Joe sama sekali tak terkejut ketika komitmen antara Marvel dan Sony menemui kegagalan. “Aku pikir itu sebabnya Joe dan saya tidak begitu terkejut bahwa ada (kesepakatan) yang gagal, lantaran sangat sulit untuk mewujudkannya,” tuturnya.

“Fakta bahwa kita telah menciptakan dua film solo dan tiga film team-up yang menampilkan Spider-Man di MCU ialah suatu keajaiban,” timpal Joe lagi.

Di sisi lain, huruf Peter Parker sendiri pertama kali dibawa ke MCU dalam film “Captain America: Civil War” aba-aba Russo Brothers yang dirilis pada 2016 lalu. Kala itu, Anthony dan Joe Russo mengklaim bahwa seri ketiga “Captain America” ini memang menjadi film yang paling cocok untuk memulai debut Spider-Man di MCU.

Sementara itu, pekan kemudian CEO Sony, Tony Vinciquerra, mengklaim bahwa ketika ini Sony sudah menutup pintu kolaborasi dengan Marvel dan Disney. “Untuk sementara pintu sudah tertutup,” tegasnya.

“Spider-Man baik-baik saja sebelumnya, dan kini kita mempunyai semesta kita sendiri, ia akan memainkan huruf lain juga,” lanjut Tony. “Aku pikir kita cukup bisa melaksanakan apa yang harus kita lakukan di sini.”

Meskipun keputusan ini terdengar cukup berisiko, namun Sony sepertinya optimis bahwa masa depan Spider-Man akan tetap gemilang meskipun tak lagi bernaung di bawah MCU. Boleh jadi, mereka menyelidiki dari kesuksesan animasi “Spider-Man: Into the Spider-Verse” yang bahkan berhasil meraih banyak penghargaan, termasuk Oscar.

Terlebih dengan kembalinya Spider-Man ke Sony Pictures, mereka bisa lebih mengeksplorasi huruf sang insan laba-laba dan menempatkannya ke bermacam-macam film Spider-Verse lainnya, termasuk “Venom 2” yang siap dirilis tahun depan.

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *