Sutradara Kondang Martin Scorsese Sebut Film-Film Marvel Tak Layak Tayang Di Bioskop

Pernyataan Ini Disampaikan Langsung Oleh Martin Scorsese Dalam Wawancara Dengan Empire Magazine Saat Ia Mempromosikan Film Terbarunya, ‘The Irishman’.

Rasanya tak berlebihan apabila Marvel Studios dibilang sebagai salah satu studio raksasa yang selalu berhasil meluncurkan film-film blockbuster dengan laba fantastis. Franchise yang dimulai lewat film “Iron Man” ini menuai respons antusias dari para pecinta film superhero. Hingga kini, ada sekitar 23 film yang sudah dirilis Marvel Studios dalam kurun waktu satu dekade belakangan.

Namun pencapaian gemilang Marvel Studios ini rupanya tak menciptakan salah satu sutradara kondang di industri perfilman dunia, Martin Scorsese, merasa kagum. Pasalnya sutradara yang telah malang melintang di belantika perfilman ini dengan terang-terangan menyebut jikalau film-film Marvel bukanlah sajian yang layak tayang di bioskop.

Pernyataan ini disampaikan pribadi oleh Martin pada Empire Magazine ketika ia mempromosikan film terbarunya, “The Irishman”. Dalam keterangannya, Martin tidak menganggap pencapaian Marvel sebagai sesuatu yang hebat, bahkan ia tak mau menonton film-film besutan studio yang bernaung di bawah nama Disney tersebut.

“Aku tidak melihatnya (film Marvel). Aku mencoba, tapi itu bukan film bioskop. Jujur saja, hal yang bisa saya pikirkan perihal mereka (adalah), sebagus apapun film itu dibentuk atau sekeras apapun perjuangan para bintang film yang berperan di dalamnya, itu semua hanyalah taman hiburan. Itu bukan film bioskop di mana seseorang mencoba memberikan pengalaman emosional dan psikologis kepada orang lain,” jelas Martin.

Pendapat Martin Scorsese ini tentunya menuai bermacam-macam respons dari para penikmat film. Bahkan sutradara berusia 76 tahun ini pribadi menerima bermacam-macam komentar negatif atas pernyataan kontroversialnya tersebut.

Tak hanya itu, sebagian besar penggemar juga menyampaikan bahwa Martin menyampaikan hal jelek perihal Marvel karena tidak menyaksikan filmnya secara keseluruhan. Pasalnya film “Black Panther” dianggap bisa memperlihatkan pesan etika terkait toleransi serta keragaman, bahkan film ini bisa memboyong piala Oscar.

Terlepas dari komentar negatif Martin Scorsese, Marvel sendiri tentunya masih dianggap sebagai salah satu studio raksasa yang paling besar lengan berkuasa di industri perfilman. Bahkan film epilog fase ketiga mereka, yakni “Avengers: Endgame”, tercatat memecahkan rekor sebagai film terlaris sepanjang masa. Sepanjang pemutarannya semenjak April lalu, film ini sudah mengumpulkan laba global hingga USD 2,796 miliar di box office.

Tak hanya itu, hingga sekarang tercatat ada sekitar sembilan film MCU yang sudah menembus angka lebih dari USD 1 miliar dolar. Sebut saja “Avengers: Endgame”, “Avengers: Infinity War”, “Avengers: Age of Ultron”, “The Avengers”, “Black Panther”, “Iron Man 3”, “Captain America: Civil War”, “Captain Marvel”, serta yang terakhir yaitu “Spider-Man: Far From Home”.

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *