Bella Hadid Merasa Lebih Seksi Pakai Lingerie Dari Brand Rihanna Dibanding Victoria’s Secret

Nama bella Hadid tentu dikenal sebagai salah satu supermodel dunia yang memiliki wara-wiri di berbagai rumah catwalk fashion. Ada pengecualian untuk merek pakaian alias lingerie.

Bahkan adik Gigi Hadid telah menjadi salah satu model langganan Victoria Secret ditemukan di setiap label fashion yang paling pakaian populer. Tapi, anehnya, Bella, mengaku jika Anda merasa lebih seksi saat mengenakan lingerie pakaian merek Rihanna, Savage X Fenty.

Dilansir E! Berita Sabtu (16/11), model ini dari 23 tahun mengaku untuk pertama kalinya merasa ayunan yang sangat menarik di jalur yang saat koleksi liar-pakai X Fenty. “Rihanna luar biasa. Bagi saya, (Savage X Fenty Show) adalah pertama kalinya aku merasa sangat seksi di trek,” katanya saat ditemui di Festival feshion Vogue di Paris.

“Karena ketika saya telah menunjukkan Fenty, melakukan acara lain lingerie dan saya tidak pernah merasa kuat di jalur yang seperti ini,” katanya lagi.

“Aku seperti itu menjadi karakter lain. Saya pikir pada saat ini kadang-kadang tidak seperti menjadi diriku sendiri,” lanjutnya. “Kadang-kadang di trek Anda akan gugup atau lupa bagaimana kaki Anda bergerak.”

Di sisi lain, baru-baru ini Rihanna sendiri baru-baru ini menggelar fashion show untuk brand lingerie, Savage X Fenty, yang disebut perhatian para penikmat mode.

Bahkan, yang menarik, tidak sedikit disebut liar jika X Fenty jauh lebih baik daripada Victoria Secret. Bukan dalam hal kualitas dan desain yang ditunjukkan, tapi fans lebih menyoroti unsur keragaman dan inklusi alias dipromosikan oleh keragaman Savage X Fenty.

merek pakaian Rihanna memang menyediakan berbagai macam jenis pakaian untuk semua wanita, dari semua warna dan ukuran. Ini telah menjadi salah satu lebih liar X Fenty, dibandingkan dengan Victoria Secret.

“Setiap wanita memiliki hak untuk merasa seksi. Saya mencari karakteristik unik dari setiap orang biasanya tidak disorot dalam dunia fashion,” kata Rihanna. “Itu membuat saya merasa sekarang kita tidak bisa mengabaikan konsumen tersebut. Konsumen adalah salah satu yang telah diabaikan sebelum dan tidak akan membiarkan hal itu terjadi di sini.”

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *