Kostum Anna ‘Frozen II’ Rupanya Dirancang Desainer Asal Indonesia

Untuk para penggemar yang sudah menyaksikan “Frozen II”, tentunya tak mampu dipungkiri bahwa salah satu faktor yang paling menarik selain jalan kisah yaitu tampilan para abjad di sekuel ini. Salah satunya yaitu Anna.

Dalam sekuel “Frozen” ini, Anna digambarkan jauh lebih remaja dan mengalami pengembangan abjad dibandingkan film pertamanya. Seiring dengan perkembangan karakternya, rupanya tampilan Anna pun juga mengalami perubahan, layaknya perempuan remaja pada umumnya.

Jika di “Frozen” Anna sangat identik dengan kepang dua serta baju-baju anggun perpaduan warna hijau, ungu dan hitam, maka sekarang ia tampil dengan kostum-kostum yang lebih bervariasi. Bicara soal kostum yang dipakai oleh Anna, rupanya salah satu desainer asal Indonesia, Griselda Sastrawinata, menjadi sosok yang sangat berjasa di baliknya.

Dilansir dari Kompas, Griselda rupanya menerima kesempatan besar untuk kembali terlibat dalam proyek animasi Disney. Diketahui, sebelumnya ia pernah berkecimpung dalam desain kostum “Moana”, yang dirilis pada 2016 lalu.

Belum usang ini, Griselda mengungkapkan abjad dan bagian-bagian apa saja yang dikerjakannya dalam film isyarat sutradara Jennifer Lee dan Chris Buck tersebut. “Di sini aku fokusnya desain kostum. Desain kostum yang pertama buat Anna,” kata Griselda ketika dijumpai di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Dalam lanjutan keterangannya, Griselda menyebut jikalau “Frozen II” mempunyai dua costume designer, yaitu dirinya sendiri dari Britney Lee, yang bertanggung jawab dalam desain kostum abjad Elsa. “Di Frozen II ada dua costume designer, aku dan Britney. Britney bikin semua Elsa, aku bikin semua Anna, yang abjad lainnya kami dibagi,” imbuhnya.

Griselda menandakan bahwa kostum Anna di sekuel ini memang sengaja dirancang jauh berbeda dibandingkan film pertamanya karena karakternya yang semakin dewasa, bukan lagi seorang remaja ceroboh mirip di “Frozen”. Oleh alasannya yaitu itu, ia sengaja menambahkan warna-warna gelap untuk sentuhan kostum abjad yang disuarakan oleh Katolik Bell tersebut.

“Anna sudah lebih remaja dan semakin misterius. Petualangannya juga lebih misterius. Itu yang menjadi alasan aku menawarkan warna yang gelap untuk menunjukkan abjad Anna. Jadi, (Anna) tidak terlihat muda,” lanjutnya kembali.

Menurut Griselda, desain kostumnya untuk Anna dibentuk selama berbulan-bulan. Inspirasi yang diambil Griselda bersumber dari tiga negara di Eropa, yakni Norwegia, Finlandia, dan Islandia. Tidak ada acuan yang diambil Griselda dari budaya di Indonesia.

“Saya tidak secara pribadi menentukan alasannya yaitu Disney sangat respect dalam menentukan budaya dalam sebuah film. Untuk Frozen 2 ini, (referensi dari) Finlandia, Islandia, dan Norwegia,” pungkas Griselda.

About the Author: Erika

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *